Oleh Kiptiah
Kali ini saya mengupas keuntungan atau beberapa hal mengenai pria yang tangguh dalam masa penantiannya menjemput si tulang rusuk.
Subhanallah, melihat ada pria-pria yang konsisten menjaga harga dirinya untuk tetap menjomblo hingga ia menikah. Jomblo bukan karena tidak laku atau terlalu pilih-pilih, mungkin ada beberapa hal yang belum bisa mewujudkan niatnya untuk mempersunting seorang wanita. Karena menjaga kesucian bukan hanya di wajibkan bagi seorang wanita tapi juga untuk pria.
Sebenarnya bagi pria yang jomblo, banyak sekali keuntungan yang didapat. Misalnya, ketika berpacaran ia harus banyak berkorban untuk wanita yang belum tentu menjadi istrinya kelak maka jika ia memilih jomblo hal tersebut bisa di hindarkan. Sangat lumrah jika berpacaran, pihak yang banyak berkorban secara materi adalah pria, harus antar jemput kesana kemari layaknya tukang ojek, menyia-nyiakan waktu dengan sang pacar dengan dalih untuk perkenalan pribadi padahal tak lain sedang menumpuk timbunan dosa. Sebuah kesia-siaan.
QS. Al Mu'minun, 1-3 :
"Sungguh beruntung orang-orang yang beriman, (yaitu) yang khusyu' dalam sholatnya dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna."
Bukan hanya itu, waktu yang di habiskan dengan sang pacar kadang lebih banyak di banding dengan orangtua, padahal pria walaupun telah menikah tetap bertanggung jawab terhadap orangtuanya. Beda dengan wanita, yang kepatuhan kepada orangtuanya terputus tatkala menikah. Maka saat jomblo bisa di gunakan untuk lebih mencurahkan kasih sayang kepada orangtua.
Karena seorang pria akan menjadi imam terhadap keluarga barunya kelak, maka saat jomblo bisa di manfaatkan untuk memperdalam ilmu agama guna persiapan menuju pernikahan kelak. Bukan menghabiskan waktu sia-sia dengan berpacaran. Juga, saat jomblo bisa di gunakan untuk persiapan materi untuk menghidupi keluarga barunya. Bukan malah menghambur-hamburkan uang untuk wanita yang belum tentu menjadi jodohnya.
Jangan merasa tidak pede ketika memilih jomblo sebelum menikah. Toh, kita sekarang berada pada jalur yang tepat. Justru mereka yang masih pacaran seharusnya malu, melanggar perintah Allah kok pede-pede saja.
Kita sebenarnya jauh lebih cerdas di banding mereka yang berpacaran. Kita bisa memanfaatkan waktu luang untuk menekuni hobi kita, melakukan hal-hal yang belum tentu bisa di lakukan ketika sudah menikah. Bukan tenggelam dalam problematika orang pacaran yang tidak jelas juntrungannya. Belum menikah saja sudah heboh dengan masalahnya, gimana jika sudah menikah.
Pacaran tidak menjamin kedua belah pihak saling mengenal pribadi masing-masing. Hanya kepalsuan yang terlihat, saling ingin terlihat baik.
Seorang pria sejati tidak akan menembak wanita untuk menjadi pacarnya. Kenapa ? karena hal itu menandakan seorang pria belum siap menerima tanggung jawab, hanya sekedar main-main saja. Jika memang dia pria sejati, dia akan langsung melamar wanita pilihannya untuk di jadikannya sebagai istri.
Serahkan saja kepada Allah masalah jodoh, biar Allah yang menunjukkan bagaimana ikhtiar yang harus kita lakukan. Karena petunjuk Allah adalah sebaik-baik jalan, maka ikutilah jalan itu. Meskipun terlihat asing dan menimbulkan kontroversi, abaikan saja. Kita benar di hadapan Allah. Selanjutnya pasrahkan jodoh yang terbaik untuk kita kepada Allah.
Tak perlu takut tidak kebagian jodoh, karena tiap kita di ciptakan berpasang-pasangan. Berprasangka baik saja kepada Allah untuk di berikan pendamping yang shalihah. Karena yang baik pasti akan mendapatkan yang baik. Itu janji Allah.
Allahua'lam
Tampilkan postingan dengan label Experience. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Experience. Tampilkan semua postingan
Jumat, 03 Februari 2012
Selasa, 10 Januari 2012
Foto-foto Eksklusif Peninggalan Rasulullah SAW
Bila kita berjauh jarak dengan sang terkasih Muhammad Rasulullah. Kita hanya bisa menjumpainya melalui do’a-do’a yang kita lantunkan, memohon syafa’at Nabi untuk keselamatan kita di akhirat dari pedihnya adzab neraka, tidakkah foto-foto berikut ini mengobati kerinduan kita yang sangat dalam kepada Sang Nabi Tercinta, Kekasih Allah, pribadi mulia panutan alam?? Ratusan orang meneteskan air matanya setelah menatap langsung baju beliau yang bersahaja dan sudah robek, sandal beliau, keranda beliau yang tak terhalang apapun. Allahu Akbar … serasa dekaaat denganmu ya Rasulullah … Andai aku bisa melihat wajahmu, rontok segala persendianku, tak tahan dengan kenikmatan memandang kemuliaan wajahmu… Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammad ….
(Foto-foto ini kebanyakan adalah koleksi yang tersimpan dari berbagai tempat di beberapa negara: Museum Topkapy di Istambul Turki, Yordania, Irak dan negara-negara Timur Tengah lainnya. Selamat merasakan kelezatan menatap peninggalan-peninggalan ini. Semoga kerinduan kita semakin memuncak kepada sang Nabi Agung, sang kekasih Allah
Allahumma shalli ‘ala sayyidina wa maulana Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassallam …
The Blessed Shirt of Prophet Muhammad SAW (Baju gamis Nabi SAW yang lusuh dan robek-robek. Yaa Allah … betapa sederhananya baju sang pemimpin dunia yang suci nan agung ..!!)
The Blessed Shirt of Prophet Muhammad SAW (Bagian dari baju gamis Nabi SAW yang sudah sobek)
Jubah Nabi Muhammad, Rasulullah SAW
The Blessed Seal of Rasulullah SAW (Cap surat Nabi SAW)
Mangkuk tempat minum Rasulullah SAW
Kunci Ka’bah Masa Nabi Muhammad SAW
Jejak Kaki Rasulullah SAW
Peninggalan gigi dan helai rambut Rasulullah SAW. Itu giginya jelas ya?
Wadah Kotak Gigi Rasulullah SAW
Berbagai pedang yang pernah dimiliki Nabi dengan nama-namanya yang digunakan untuk menegakkan ajaran tauhid, ketika orang-orang kafir memerangi Nabi dan dakwahnya sehingga harus mengangkat pedang.
Gagang Pedang “Hatf” Nabi SAW tampak lebih jelas
Busur Panah Nabi SAW
Bendera Rasululullah SAW
Ini lebih jelasnya.
Salah satu sorban/tutup kepala Rasulullah SAW
Topi Besi Rasulullah SAW
Baju dan barang-barang Rasulullah SAW
Sandal-sandal (terumpah) peninggalan Rasulullah SAW tercinta
Surat Nabi SAW kepada Raja Nijashi, Raja Habsyah
Surat Nabi SAW kepada rakyat Oman, Arab Selatan
Surat Nabi SAW kepada Kaisar Romawi abad ke- 7
Surat Rasulullah SAW pada Raja Heraclius
Surat Nabi SAW kepada Raja Muqauqas, Mesir
Makan Siti Aminah, Ibunda Rasululllah SAW
Kotak milik putri tercinta Nabi SAW, Sayyidah Fatimah Az-Zahra R.A.
PINTU EMAS MAKAM NABI MUHAMMAD SAW
The blessed dust from the tomb of the Prophet Muhammad PUBH (Butiran pasir yang diambil dari makam Nabi Muhammad SAW)
(Foto-foto ini kebanyakan adalah koleksi yang tersimpan dari berbagai tempat di beberapa negara: Museum Topkapy di Istambul Turki, Yordania, Irak dan negara-negara Timur Tengah lainnya. Selamat merasakan kelezatan menatap peninggalan-peninggalan ini. Semoga kerinduan kita semakin memuncak kepada sang Nabi Agung, sang kekasih Allah
Allahumma shalli ‘ala sayyidina wa maulana Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassallam …
The Blessed Shirt of Prophet Muhammad SAW (Baju gamis Nabi SAW yang lusuh dan robek-robek. Yaa Allah … betapa sederhananya baju sang pemimpin dunia yang suci nan agung ..!!)
The Blessed Shirt of Prophet Muhammad SAW (Bagian dari baju gamis Nabi SAW yang sudah sobek)
Jubah Nabi Muhammad, Rasulullah SAW
The Blessed Seal of Rasulullah SAW (Cap surat Nabi SAW)
Mangkuk tempat minum Rasulullah SAW
Kunci Ka’bah Masa Nabi Muhammad SAW
Jejak Kaki Rasulullah SAW
Wadah Kotak Gigi Rasulullah SAW
Berbagai pedang yang pernah dimiliki Nabi dengan nama-namanya yang digunakan untuk menegakkan ajaran tauhid, ketika orang-orang kafir memerangi Nabi dan dakwahnya sehingga harus mengangkat pedang.
Gagang Pedang “Hatf” Nabi SAW tampak lebih jelas
Busur Panah Nabi SAW
Bendera Rasululullah SAW
Ini lebih jelasnya.
Salah satu sorban/tutup kepala Rasulullah SAW
Topi Besi Rasulullah SAW
Baju dan barang-barang Rasulullah SAW
Sandal-sandal (terumpah) peninggalan Rasulullah SAW tercinta
Surat Nabi SAW kepada Raja Nijashi, Raja Habsyah
Surat Nabi SAW kepada rakyat Oman, Arab Selatan
Surat Nabi SAW kepada Kaisar Romawi abad ke- 7
Surat Rasulullah SAW pada Raja Heraclius
Surat Nabi SAW kepada Raja Muqauqas, Mesir
Makan Siti Aminah, Ibunda Rasululllah SAW
Kotak milik putri tercinta Nabi SAW, Sayyidah Fatimah Az-Zahra R.A.
PINTU EMAS MAKAM NABI MUHAMMAD SAW
The blessed dust from the tomb of the Prophet Muhammad PUBH (Butiran pasir yang diambil dari makam Nabi Muhammad SAW)
Minggu, 01 Januari 2012
Alicia Brown: "Dalam Islam Kutemui Makna Hidup"
Perceraian kedua orangtua pada saat usia Alicia Brown masih 10 tahun, membuat kehidupannya menjadi kacau balau. Ia tumbuh menjadi anak yang liar dan menjalani kehidupan yang serba bebas, senang melakukan hal-hal yang merusak dan menyakiti dirinya sendiri.
"Keluarga kami menganut agama Kristen Baptis, tapi kami bukan keluarga yang sangat religius. Kami tidak rutin pergi ke gereja," ungkap Alicia mengawali cerita perjalanannya menjadi seorang mualaf.
Ketika orangtuanya bercerai, Alicia tinggal bersama ayahnya yang suka berlaku kasar padanya dan seorang adik lelakinya. "Tapi pada adik bungsu saya, ayah tidak terlalu kasar. Ayah berlaku kasar pada saya, mungkin karena saya saya membuatnya teringat pada ibu saya," ujar Alicia.
Pada saat usianya 16 tahun, Alicia tinggal bersama kakek-neneknya. Di usia remaja itu, Alicia menjalani kehidupan yang kacau. Ia membenci dirinya sendiri dan segala sesuatu di sekelilingnya. Ia merasa selalu ingin melakukan apa saja yang bisa ia lakukan untuk menyakiti dirinya sendiri.
"Rasanya senang saja, dan saya pun mulai mengkonsumsi narkoba, alkohol, melakukan sex bebas dan apa saja yang bisa memuaskan saya secara emosional," tutur Alicia.
Ia cuma setahun tinggal bersama kakek-neneknya. Setelah itu Alicia tinggal bersama ibunya. Ia berpikir, bersama ibunya, hidupnya akan berbeda, sebuah awal baru. Tapi perkiraannya salah. Alicia tetap menjalani kehidupannya yang kelam, bahkan menjadi lebih buruk.
Puncaknya ketika Alicia hamil, padahal waktu itu ia masih sekolah di sekolah menengah atas. Awalnya, Alicia merasa tenang-tenang saja, sampai anak perempuannya lahir. Tapi Alicia dan lelaki yang juga ayah dari putrinya itu, tenggelam dalam narkoba. Mereka mengkonsumsi mariyuana, bahkan kokain. Setelah tiga bulan, Alicia merasa kehilangan segalanya, sehingga ia memutuskan untuk berhenti menggunakan narkoba.
"Saya berharap, ayah putri saya juga berhenti menggunakan narkoba, tapi ternyata tidak," imbuhnya.
Alicia akhirnya meninggalkan lelaki itu untuk memberinya kesempatan berubah, lalu kembali lagi karena ia mencintai dan peduli dengan keadaan ayah anak perempuannya itu. Itu terjadi beberapa kali, tapi perubahan yang ia harapkan tak pernah terjadi.
Sementara itu, anak perempuan mereka didiagnosa mengalami Sindrom Guillain-Barré, penyakit yang ketika sistem kekebalan tubuh seseorang menyerang sistem syarat pusat, maka otot-otot tubuhnya menjadi sangat lemah. Meski demikian, kondisi putrinya tidak terlalu buruk, karena masih bisa menggerakkan tangannya.
Saat bolak-balik ke rumah sakit untuk perawatan putrinya itulah Alicia bertemu seorang muslim bernama Hayat, dan beberapa muslim lainnya. Ia bertanya banyak hal tentang agama dan semua yang berkaitan dengan itu.
Setelah tahu tentang Islam, Alicia berpikir bahwa banyak orang yang selama ini salah informasi tentang Islam. Awalnya, Alicia juga berpikir bahwa Islam seperti agama Hindu, bahwa agama Islam identik dengan segala sesuatu yang berasal dari Timur Tengah. Ketika teman-teman muslim yang dikenal Alicia di rumah sakit bercerita banyak tentang Islam, Alicia juga jadi tahu, ada beberapa hal dalam Islam yang sama dengan agama Kristen yang dulu dianutnya. Bedanya, sejak kecil, yang ia tahu Yesus (Nabi Isa) wafat disalib dan Yesus disebut sebagai anak Tuhan.
Perbedaan-perbedaan itu yang akhirnya membuka pemahaman Alicia mengapa banyak gereja yang meski sama-sama berbasis Kristen, tapi menganut keyakinan Kristen yang berbeda-beda, mengapa Injil diterjemahkan berkali-kali dengan versi yang berbeda-beda pula, mengapa setiap aliran Kristen memberikan jawaban berbeda atas pertanyaan mengapa Yesus harus disalib, yang kadang membuat Alicia bingung.
"Tapi ketika saya mengetahui ajaran Islam, saya lihat hanya ada satu Quran. Semua orang tahu apa isinya. Al-Quran dibaca dalam bahasa Arab dan artinya diterjemahkan dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa Inggris, sehingga Anda bisa membaca apa isinya dan mempelajarinya. Al-Quran lebih mudah dipahami. Itulah yang membuat saya tertarik," papar Alicia.
Ia mengungkapkan, setelah tahu banyak tentang Islam dan membaca isi Al-Quran, ia sadar bahwa Islam adalah jalan yang ditujunya. Tapi, saat itu masih ada rasa takut dalam hatinya untuk menolak keyakinan yang sejak kecil ditanam dalam pikirannya bahwa Yesus adalah anak Tuhan. Dalam agama Kristen yang dulu dianutnya, membantah keyakinan bahwa Yesus anak Tuhan, adalah dosa besar dan tak termaafkan.
Namun Alicia akhirnya bisa mengatasi ketakutan itu, dan membulatkan tekadnya untuk memeluk Islam. Ia banyak berdiskusi dengan Hana, ibu Hayat dan berdoa sepanjang malam, "Ya Tuhan, berilah aku petunjuk, petunjuk yang jelas agar aku tahu kemana aku harus menuju ...."
Ibu Hayat lalu membacakan ayat-ayat Quran dan Alicia membaca terjemahannya. "Saya tidak ingat nama suratnya, tapi ayat itu bercerita tentang Yesus (Nabi Isa) yang mengatakan bahwa ia bukan Tuhan," ujar Alicia.
"Perasaan saya membuncah membaca arti ayat itu, dan saya mulai menangis, karena saya merasa inilah tanda-tanda buat saya. Inilah yang selama ini saya cari, dan Tuhan memberikannya pada saya," tutunya.
Alicia menyatakan, ia memeluk Islam karena merasa Islam sangat spesial baginya. "Tidak setiap hari kita mendapatkan pertanda dari-Nya. Saya benar-benar sangat bahagia. Saya merasakan dukungan dan limpahan cinta, karena sebelumnya saya merasa tak ada orang yang bahagia untuk saya," tukas Alicia.
Alicia Brown, perempuan asal Texas, AS itu bersyahadat tepat di malam tahun baru kemarin. Ia masih seorang mualaf, namun ia merasa tenang sekarang di bawah naungan Islam.
"Saya merasa sebuah beban berat terangkat dari kehidupan saya. Saya merasa lebih bisa bernapas lega dibandingkan sebelumnya. Saya tidak perlu khawatir dengan apapun lagi. Saya telah terlahir kembali," tandas Alicia yang mengucap syukur karena telah Allah Swt. telah menunjukkannya jalan yang lurus, jalan Islam. (ln/oi)
"Keluarga kami menganut agama Kristen Baptis, tapi kami bukan keluarga yang sangat religius. Kami tidak rutin pergi ke gereja," ungkap Alicia mengawali cerita perjalanannya menjadi seorang mualaf.
Ketika orangtuanya bercerai, Alicia tinggal bersama ayahnya yang suka berlaku kasar padanya dan seorang adik lelakinya. "Tapi pada adik bungsu saya, ayah tidak terlalu kasar. Ayah berlaku kasar pada saya, mungkin karena saya saya membuatnya teringat pada ibu saya," ujar Alicia.
Pada saat usianya 16 tahun, Alicia tinggal bersama kakek-neneknya. Di usia remaja itu, Alicia menjalani kehidupan yang kacau. Ia membenci dirinya sendiri dan segala sesuatu di sekelilingnya. Ia merasa selalu ingin melakukan apa saja yang bisa ia lakukan untuk menyakiti dirinya sendiri.
"Rasanya senang saja, dan saya pun mulai mengkonsumsi narkoba, alkohol, melakukan sex bebas dan apa saja yang bisa memuaskan saya secara emosional," tutur Alicia.
Ia cuma setahun tinggal bersama kakek-neneknya. Setelah itu Alicia tinggal bersama ibunya. Ia berpikir, bersama ibunya, hidupnya akan berbeda, sebuah awal baru. Tapi perkiraannya salah. Alicia tetap menjalani kehidupannya yang kelam, bahkan menjadi lebih buruk.
Puncaknya ketika Alicia hamil, padahal waktu itu ia masih sekolah di sekolah menengah atas. Awalnya, Alicia merasa tenang-tenang saja, sampai anak perempuannya lahir. Tapi Alicia dan lelaki yang juga ayah dari putrinya itu, tenggelam dalam narkoba. Mereka mengkonsumsi mariyuana, bahkan kokain. Setelah tiga bulan, Alicia merasa kehilangan segalanya, sehingga ia memutuskan untuk berhenti menggunakan narkoba.
"Saya berharap, ayah putri saya juga berhenti menggunakan narkoba, tapi ternyata tidak," imbuhnya.
Alicia akhirnya meninggalkan lelaki itu untuk memberinya kesempatan berubah, lalu kembali lagi karena ia mencintai dan peduli dengan keadaan ayah anak perempuannya itu. Itu terjadi beberapa kali, tapi perubahan yang ia harapkan tak pernah terjadi.
Sementara itu, anak perempuan mereka didiagnosa mengalami Sindrom Guillain-Barré, penyakit yang ketika sistem kekebalan tubuh seseorang menyerang sistem syarat pusat, maka otot-otot tubuhnya menjadi sangat lemah. Meski demikian, kondisi putrinya tidak terlalu buruk, karena masih bisa menggerakkan tangannya.
Saat bolak-balik ke rumah sakit untuk perawatan putrinya itulah Alicia bertemu seorang muslim bernama Hayat, dan beberapa muslim lainnya. Ia bertanya banyak hal tentang agama dan semua yang berkaitan dengan itu.
Setelah tahu tentang Islam, Alicia berpikir bahwa banyak orang yang selama ini salah informasi tentang Islam. Awalnya, Alicia juga berpikir bahwa Islam seperti agama Hindu, bahwa agama Islam identik dengan segala sesuatu yang berasal dari Timur Tengah. Ketika teman-teman muslim yang dikenal Alicia di rumah sakit bercerita banyak tentang Islam, Alicia juga jadi tahu, ada beberapa hal dalam Islam yang sama dengan agama Kristen yang dulu dianutnya. Bedanya, sejak kecil, yang ia tahu Yesus (Nabi Isa) wafat disalib dan Yesus disebut sebagai anak Tuhan.
Perbedaan-perbedaan itu yang akhirnya membuka pemahaman Alicia mengapa banyak gereja yang meski sama-sama berbasis Kristen, tapi menganut keyakinan Kristen yang berbeda-beda, mengapa Injil diterjemahkan berkali-kali dengan versi yang berbeda-beda pula, mengapa setiap aliran Kristen memberikan jawaban berbeda atas pertanyaan mengapa Yesus harus disalib, yang kadang membuat Alicia bingung.
"Tapi ketika saya mengetahui ajaran Islam, saya lihat hanya ada satu Quran. Semua orang tahu apa isinya. Al-Quran dibaca dalam bahasa Arab dan artinya diterjemahkan dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa Inggris, sehingga Anda bisa membaca apa isinya dan mempelajarinya. Al-Quran lebih mudah dipahami. Itulah yang membuat saya tertarik," papar Alicia.
Ia mengungkapkan, setelah tahu banyak tentang Islam dan membaca isi Al-Quran, ia sadar bahwa Islam adalah jalan yang ditujunya. Tapi, saat itu masih ada rasa takut dalam hatinya untuk menolak keyakinan yang sejak kecil ditanam dalam pikirannya bahwa Yesus adalah anak Tuhan. Dalam agama Kristen yang dulu dianutnya, membantah keyakinan bahwa Yesus anak Tuhan, adalah dosa besar dan tak termaafkan.
Namun Alicia akhirnya bisa mengatasi ketakutan itu, dan membulatkan tekadnya untuk memeluk Islam. Ia banyak berdiskusi dengan Hana, ibu Hayat dan berdoa sepanjang malam, "Ya Tuhan, berilah aku petunjuk, petunjuk yang jelas agar aku tahu kemana aku harus menuju ...."
Ibu Hayat lalu membacakan ayat-ayat Quran dan Alicia membaca terjemahannya. "Saya tidak ingat nama suratnya, tapi ayat itu bercerita tentang Yesus (Nabi Isa) yang mengatakan bahwa ia bukan Tuhan," ujar Alicia.
"Perasaan saya membuncah membaca arti ayat itu, dan saya mulai menangis, karena saya merasa inilah tanda-tanda buat saya. Inilah yang selama ini saya cari, dan Tuhan memberikannya pada saya," tutunya.
Alicia menyatakan, ia memeluk Islam karena merasa Islam sangat spesial baginya. "Tidak setiap hari kita mendapatkan pertanda dari-Nya. Saya benar-benar sangat bahagia. Saya merasakan dukungan dan limpahan cinta, karena sebelumnya saya merasa tak ada orang yang bahagia untuk saya," tukas Alicia.
Alicia Brown, perempuan asal Texas, AS itu bersyahadat tepat di malam tahun baru kemarin. Ia masih seorang mualaf, namun ia merasa tenang sekarang di bawah naungan Islam.
"Saya merasa sebuah beban berat terangkat dari kehidupan saya. Saya merasa lebih bisa bernapas lega dibandingkan sebelumnya. Saya tidak perlu khawatir dengan apapun lagi. Saya telah terlahir kembali," tandas Alicia yang mengucap syukur karena telah Allah Swt. telah menunjukkannya jalan yang lurus, jalan Islam. (ln/oi)
Jumat, 23 Desember 2011
Clay: "Islam Begins at 40"
Ada kata pepatah "Life begins at 40". Kata pepatah ini mungkin berlaku buat Clay, karena pada usia inilah Clay mulai mengenal Islam dan selanjutnya mantap diri menjadi seorang muslim. Buat Clay, pepatah itu menjadi "Islam begins at 40".
"Dari sekian banyak hal yang menuntun saya pada Islam, adalah saat saya berusia 40 tahun dan saya berpikir bahwa separuh hidup saya sudah terlewati. Saya sudah saatnya mendapatkan 'asuransi' kehidupan yang lebih baik !" ujar Clay mengawali ceritanya saat memulai untuk mengenal Islam.
Menurut Clay, saat usianya 20-an tahun, ia menjadi penganut Kristen Evangelis yang sangat taat, bahkan ia ikut menjalankan misi penyebaran agama itu. Tapi kemudian kehilangan minat pada agama itu. Di usia 30-an tahun, Clay kembali mencari-cari agama lain yang berbeda untuk ia pelajari.
Hingga Clay berusia 40 tahun, tiba-tiba terlintas dalam pikirannya 'Hei, saya tidak tahu menahu tentang Islam, kecuali apa yang mereka katakan pada saya, saat masih di kelas 5 sekolah dasar. Mereka mengajarkan pada saya bahwa Quran adalah kitab suci yang sangat penting.'
Sembilan bulan pikiran itu menghantui Clay. Ia lalu pergi ke toko buku, membeli beberapa Al-Quran dan terjemahannya dalam bahasa Inggris. Clay membaca Al-Quran yang dibelinya. Kira-kira sebulan lamanya, ia baru menyadari bahwa firman-firman Tuhan itu sangat jelas.
Dari Al-Quran Clay mendapat gambaran yang kuat tentang Tuhan. Bahwa Tuhan Maha Berkuasa, tidak ada manusia yang menyamai kebesaran-Nya. Bahwa Tuhan yang Maha Mengatur segala kehidupan manusia entah itu baik, buruk,
"Setelah itu, saya mulai membaca artikel-artikel tentang Islam, dan belajar Islam selama 18 bulan," ungkap Clay.
Lewat 18 bulan, suatu malam Clay tiba-tiba terbangun dari tidurnya, dan tanpa sadar ia merasa 'hei subhanallah, saya sekarang seorang muslim.'
Ia semakin dalam mempelajari Islam. Saat tahu bagaimana Islam memandang Yesus (Nabi Isa), Clay gemberi sekali bahwa Islam menggambarkan Yesus sebagai seorang nabi. Semasa masih meyakini agama Kristen Evangelis, Clay mengaku tidak sepenuh memercayai bahwa Yesus adalah anak Tuhan sesuai doktrin ajaran Kristen.
Setelah memepelajari Islam, Clay juga melepas keyakinannya tentang kisah penyaliban Yesus dalam ajaran Kristen. Seorang muslim--muslim pertama yang ia jumpai selama 18 bulan mempelajari Islam--mengatakan, "Lihat, Yesus adalah nabi Allah. Dia tentu saja dimuliakan. Bagi Yesus, mati dengan tubuh terpaku di salib bukan cara yang baik untuk mati. Dan kematian semacam itu tidak pantas bagi seorang nabi Allah", dan Clay lebih percaya pada perkataan muslim, kenalannya itu.
Clay mengungkapkan, sebelum mengenal Islam lebih dalam, ia tidak pernah tahu bahwa Muslim juga menghormati Yesus, tapi dalam posisi sebagai salah satu nabi, bukan tuhan seperti keyakinan dalam ajaran Kristen.
Clay juga masih ingat peristiwa lucu, sewaktu ia masih menjadi seorang Kristiani Evangelis. Salah seorang anggota kelompok belajarnya saat masih kuliah di Universitas Arizona, AS adalah seorang muslim. Kelompok ini sering belajar bersama tentang pelajaran kuliah. Saat belajar itulah, mereka kadang berdiskusi tentang politik sampai agama.
Dalam beberapa kesempatan, Clay memaksa temannya yang muslim untuk ikut diskusi. Pikiran Clay saat itu, ia akan membuat pemuda muslim ini masuk Kristen. Mulailah Clay menggunakan segala cara untuk meyakinkan pemuda itu agar mau masuk Kristen.
"Kamu harus menjadi pengikut Tuhan. Kamu harus patuh. Tuhan memberi kita kitab suci, dan kita harus mengikutinya," bujuk Clay, yang tentu saja kitab suci yang dimaksud ketika itu adalah kitab perjanjian baru.
Menurut Clay, pemuda muslim itu hanya mendengarkan kata-katanya dengan sabar. Clay berdoa pada dirinya sendiri "Semoga Tuhan memberkatinya untuk menjadi seorang Kristiani."
Seminggu kemudian, pemuda muslim itu mendatangi Clay. Tapi ia sangat terkejut mendengar pengakuannya. Pemuda muslim itu mengatakan, setelah mendengar perkataan Clay agar ia mengikuti Tuhan dan takut pada Tuhan, ia jadi sadar selama ini telah melalaikan kewajibannya sebagai muslim, kewajiban yang sangat penting, yaitu salat. Dan karena perkataan Clay, pemuda muslim itu melaksanakan salat lagi.
"Jadi, saya sebenarnya sudah mengajak pindah agama seorang muslim agar kembali ke Islam," kata Clay mengingat pengalaman lucu itu.
Setelah memutuskan mengucapkan dua kalimat syahadat dan menjadi seorang muslim, Clay melihat Al-Quran sebagai "kado" dari Allah untuk semua kaum Muslimin untuk saling mengingatkan agar Muslim terus meningkatkan kualitas ibadah mereka.
Sebagai muslim, Clay prihatin dengan pemberitaan media massa yang masih menggambarkan Islam secara negatif. Namun ia yakin, jika seseorang ingin mendapatkan gambaran yang jelas dan jernih tentang Islam, dengan bantuan Allah Swt. orang itu pasti akan mendapatkannya.
Buat mereka yang masih bingung tentang kehidupan religinya, Clay menyarankan agar mereka membaca Quran dan berdoa pada Allah Swt. agar diberi petunjuk menuju jalan Islam, jalan kebenaran. (kw/oi)
"Dari sekian banyak hal yang menuntun saya pada Islam, adalah saat saya berusia 40 tahun dan saya berpikir bahwa separuh hidup saya sudah terlewati. Saya sudah saatnya mendapatkan 'asuransi' kehidupan yang lebih baik !" ujar Clay mengawali ceritanya saat memulai untuk mengenal Islam.
Menurut Clay, saat usianya 20-an tahun, ia menjadi penganut Kristen Evangelis yang sangat taat, bahkan ia ikut menjalankan misi penyebaran agama itu. Tapi kemudian kehilangan minat pada agama itu. Di usia 30-an tahun, Clay kembali mencari-cari agama lain yang berbeda untuk ia pelajari.
Hingga Clay berusia 40 tahun, tiba-tiba terlintas dalam pikirannya 'Hei, saya tidak tahu menahu tentang Islam, kecuali apa yang mereka katakan pada saya, saat masih di kelas 5 sekolah dasar. Mereka mengajarkan pada saya bahwa Quran adalah kitab suci yang sangat penting.'
Sembilan bulan pikiran itu menghantui Clay. Ia lalu pergi ke toko buku, membeli beberapa Al-Quran dan terjemahannya dalam bahasa Inggris. Clay membaca Al-Quran yang dibelinya. Kira-kira sebulan lamanya, ia baru menyadari bahwa firman-firman Tuhan itu sangat jelas.
Dari Al-Quran Clay mendapat gambaran yang kuat tentang Tuhan. Bahwa Tuhan Maha Berkuasa, tidak ada manusia yang menyamai kebesaran-Nya. Bahwa Tuhan yang Maha Mengatur segala kehidupan manusia entah itu baik, buruk,
"Setelah itu, saya mulai membaca artikel-artikel tentang Islam, dan belajar Islam selama 18 bulan," ungkap Clay.
Lewat 18 bulan, suatu malam Clay tiba-tiba terbangun dari tidurnya, dan tanpa sadar ia merasa 'hei subhanallah, saya sekarang seorang muslim.'
Ia semakin dalam mempelajari Islam. Saat tahu bagaimana Islam memandang Yesus (Nabi Isa), Clay gemberi sekali bahwa Islam menggambarkan Yesus sebagai seorang nabi. Semasa masih meyakini agama Kristen Evangelis, Clay mengaku tidak sepenuh memercayai bahwa Yesus adalah anak Tuhan sesuai doktrin ajaran Kristen.
Setelah memepelajari Islam, Clay juga melepas keyakinannya tentang kisah penyaliban Yesus dalam ajaran Kristen. Seorang muslim--muslim pertama yang ia jumpai selama 18 bulan mempelajari Islam--mengatakan, "Lihat, Yesus adalah nabi Allah. Dia tentu saja dimuliakan. Bagi Yesus, mati dengan tubuh terpaku di salib bukan cara yang baik untuk mati. Dan kematian semacam itu tidak pantas bagi seorang nabi Allah", dan Clay lebih percaya pada perkataan muslim, kenalannya itu.
Clay mengungkapkan, sebelum mengenal Islam lebih dalam, ia tidak pernah tahu bahwa Muslim juga menghormati Yesus, tapi dalam posisi sebagai salah satu nabi, bukan tuhan seperti keyakinan dalam ajaran Kristen.
Clay juga masih ingat peristiwa lucu, sewaktu ia masih menjadi seorang Kristiani Evangelis. Salah seorang anggota kelompok belajarnya saat masih kuliah di Universitas Arizona, AS adalah seorang muslim. Kelompok ini sering belajar bersama tentang pelajaran kuliah. Saat belajar itulah, mereka kadang berdiskusi tentang politik sampai agama.
Dalam beberapa kesempatan, Clay memaksa temannya yang muslim untuk ikut diskusi. Pikiran Clay saat itu, ia akan membuat pemuda muslim ini masuk Kristen. Mulailah Clay menggunakan segala cara untuk meyakinkan pemuda itu agar mau masuk Kristen.
"Kamu harus menjadi pengikut Tuhan. Kamu harus patuh. Tuhan memberi kita kitab suci, dan kita harus mengikutinya," bujuk Clay, yang tentu saja kitab suci yang dimaksud ketika itu adalah kitab perjanjian baru.
Menurut Clay, pemuda muslim itu hanya mendengarkan kata-katanya dengan sabar. Clay berdoa pada dirinya sendiri "Semoga Tuhan memberkatinya untuk menjadi seorang Kristiani."
Seminggu kemudian, pemuda muslim itu mendatangi Clay. Tapi ia sangat terkejut mendengar pengakuannya. Pemuda muslim itu mengatakan, setelah mendengar perkataan Clay agar ia mengikuti Tuhan dan takut pada Tuhan, ia jadi sadar selama ini telah melalaikan kewajibannya sebagai muslim, kewajiban yang sangat penting, yaitu salat. Dan karena perkataan Clay, pemuda muslim itu melaksanakan salat lagi.
"Jadi, saya sebenarnya sudah mengajak pindah agama seorang muslim agar kembali ke Islam," kata Clay mengingat pengalaman lucu itu.
Setelah memutuskan mengucapkan dua kalimat syahadat dan menjadi seorang muslim, Clay melihat Al-Quran sebagai "kado" dari Allah untuk semua kaum Muslimin untuk saling mengingatkan agar Muslim terus meningkatkan kualitas ibadah mereka.
Sebagai muslim, Clay prihatin dengan pemberitaan media massa yang masih menggambarkan Islam secara negatif. Namun ia yakin, jika seseorang ingin mendapatkan gambaran yang jelas dan jernih tentang Islam, dengan bantuan Allah Swt. orang itu pasti akan mendapatkannya.
Buat mereka yang masih bingung tentang kehidupan religinya, Clay menyarankan agar mereka membaca Quran dan berdoa pada Allah Swt. agar diberi petunjuk menuju jalan Islam, jalan kebenaran. (kw/oi)
Selasa, 20 Desember 2011
9 Spesies baru di Papua New Guinea
1. Striking Damselfish
salah satu dari 1.060 spesies baru yang ditemukan pada atau dekat pulau New Guinea (lihat peta) antara tahun 1998 dan 2008, menurut sebuah laporan baru. Pulau tropis terbesar bumi terbagi antara Indonesia di barat dan Papua Nugini di timur.
2. Giant Bent-Toed Gecko (tokek raksaksa)
Beberapa spesies reptilia 43 baru ditemukan di papua nugini selama sepuluh tahun periode laporan, termasuk ini Giant Bent-Toed Gecko , ditemukan tahun 2001 di Indonesia.
3. Fleshy-Flowered Orchid
salah satu dari delapan spesies anggrek baru yang ditemukan di wilayah Kikori Nugini selama survei selama satu dekade.
4. kadal biru kehijauan
ditemukan di pulau Batanta, dari Semenanjung Papua, pada tahun 2001.
Menjangkau sampai dengan 3,3 meter (meter) panjangnya, spesies ini salah satu penemuan paling spektakuler reptil di mana saja," menurut WWF.
5. ikan pelangi
papua nugini memiliki beberapa ikan air tawar paling indah ditemukan di mana saja, termasuk ikan pelangi kecil dan berseri berwarna, menurut WWF.
6. kuskus bermata biru
Blue-Eyed Spotted Cuscus adalah possum kecil yang ditemukan pada tahun 2004 di Indonesia Nugini.
Secara keseluruhan, pulau keragaman tertinggi pohon-tinggal marsupial di dunia, dengan 38 spesies yang luar biasa.
7.Snub-Fin Dolphin
Para ilmuwan membuat penemuan yang tak terduga di selatan perairan papua nugini pada tahun 2005: spesies baru lumba-lumba yang disebut Snub-Fin Dolphin
8. Wattled Smoky Honeyeater
ditemukan pada tahun 2005 selama ekspedisi Conservation International ke berselimut kabut dari Pegunungan Foja Propinsi Papua di Indonesia.
9."Magnificent" Orchid
"Magnificent" Orchid Dendrobium limpidum secara resmi bernama pada tahun 2003.
Meskipun pengakuan terakhir, bunga dan kekayaan alam lainnya di New Guinea akan segera menghilang. Antara 1972 dan 2002, sekitar 24 persen dari hutan hujan Papua New Guinea telah dibersihkan atau terdegradasi oleh penebangan atau pertanian subsisten, menurut laporan WWF.
Langganan:
Postingan (Atom)

















































